jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Tingkat okupansi atau keterisian kamar hotel di Jawa Barat tidak mengalami peningkatan signifikan saat libur Lebaran 2026.
Berdasarkan data Disparbud Provinsi Jabar, tingkat hunian kamar hotel pada 17 - 25 Maret 2026 mayoritas masih di bawah 50 persen.
Di kota Bandung, dari 19 persen di awal meningkat jadi 52 persen, Cirebon dari 25 persen menjadi 70 persen, kemudian Bogor yang awalnya 18 persen menjadi 48 persen.
Di wilayah Sukabumi pada 17 Maret 2026 ada 22 persen keterisian kamar hotel, di akhir masa libur lebaran 25 Maret 2026 menjadi 39 persen.
Kabupaten Pangandaran dari 10 persen menjadi 62 persen, dan Karawang 68 persen naik 73 persen, wilayah Garut dari 33 persen naik 65 persen.
Ketua BPD PHRI Jabar, Dodi Ahmad Sofiandi mengatakan, peningkatan okupansi memang terjadi. Namun angkanya tidak signifikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Cirebon, Bogor, Bandung, Sukabumi. Nah, itu perwakilan-perwakilan di wilayah itu, (peningkatan) tidak jauh berbeda (dengan sebelumnya) yang lain-lain lebih sepi dari itu," kata Dodi, dikutip Senin (30/3/2026).
Berdasarkan data yang didapatkan PHRI Jabar, mayoritas hotel wilayah Jawa Barat memang belum mencatat adanya peningkatan keterisian kamar selama 17-25 Maret 2026 kemarin.

















































