bali.jpnn.com, DENPASAR - Polda Bali mengerahkan 965 personel untuk membekap Polresta Denpasar mengamankan pawai ogoh-ogoh pada malam pengerupukan, Rabu hari ini (18/3).
Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam menghadirkan rasa aman sekaligus menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat Bali.
Kesiapan pengamanan ditandai dengan apel yang dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Bali Kombes Soelistijono, Rabu (18/3).
Kombes Soelistijono menegaskan Operasi Ketupat di Bali memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan daerah lain di Indonesia.
Hal ini disebabkan beririsan waktunya dua momentum besar keagamaan, yakni Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, yang menuntut kesiapan ekstra dari seluruh personel.
“Hari ini kami akan mengamankan pawai ogoh-ogoh dari sore hingga malam, bahkan dimungkinkan berlangsung hingga pagi.
Kami membekap Polresta Denpasar di enam titik,” kata Karo Ops Polda Bali Kombes Soelistijono, Rabu (18/3).
Mulai dari Simpang Catur Muka, Simpang Tohpati, Simpang Cokroaminoto–Maruti, Simpang Teuku Umar, Simpang Kamboja–WR Supratman, dan Simpang Pasar Sanglah.

















































