jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat menggelar ramp check kendaraan berat seperti bus dan truk di GT Soroja, Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka Operasi Keselamatan Lodaya 2026 menjelang arus mudik lebaran.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono mengatakan, operas tesebut digelar berfokus pada upaya preentif dan preventif di jalan raya. Operasi ini juga dilakukan untuk mengecek kesiapan pengemudi dan kelaikan kendaraan.
"Kami bersama dinas terkait melaksanakan kegiatan preentif dan preventif di jalan umum untuk mengecek kesiapan dari manusia dan kendaraan," kata Raydian saat ditemui seusai ramp check, Rabu (11/1/2026).
Raydian mengatakan, Operasi Keselamatan Lodaya ini menjadi tahapan awal sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat yang akan berlangsung selama dua pekan ke depan. Dia berharap kendaraan yang diperiksa tidak ditemukan masalah hingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
"Ini upaya preentif, mengecek kesiapan driver dan kelaikan kendaraan yang akan digunakan menjelang Lebaran. Operasi ini kami laksanakan sebelum Operasi Ketupat, sehingga pada saat pelaksanaan operasi ketupat yang akan berlangsung 2 minggu ke depan, mudah-mudahan lebih aman, nyaman, dan selamat," tuturnya.
Dari hasil pengecekan, Raydian menyebut kondisi kendaraan dan pengemudi secara umum sudah baik. Pihaknya hanya menemukan beberapa pelanggaran administratif dari para pengemudi.
"Alhamdulillah kebanyakan sudah bagus semuanya. Hanya 1-2 yang kelupaan surat-surat, dan itu kita beri waktu untuk melengkapinya atau mengganti driver cadangan," ucap dia.
Setelah dilakukan pemeriksaan, kata dia, kendaraan yang dinyatakan laik jalan diberikan stiker sebagai tanda lulus ramp check. Dengan stiker tersebut, kendaraan tidak akan diperiksa ulang agar tidak mengganggu perjalanan penumpang.



















































