jatim.jpnn.com, BANYUWANGI - Puluhan aparat kepolisian diterjunkan untuk mengurai kemacetan kendaraan yang terjadi di Pelabuhan penyeberangan Ketapang Banyuwangi, Minggu (6/9) sampai Senin (7/9).
Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Kombes Rahmat Hakim mengatakan total petugas yang diterjunkan ada 60 personel dengan 30 unit sepeda motor untuk melakukan patroli di beberapa titik.
"Kami menerapkan pola pengaturan empat shift selama 24 jam. Petugas ini untuk memastikan arus lalu lintas tetap bergerak,” kata Rahmat tertulis.
Selain itu, aparat kepolisian juga bertugas membuka jalan untuk kendaraan dalam kondisi darurat, seperti ambulans atau warga yang membutuhkan penanganan medis segera.
"Petugas akan memberikan prioritas dan membantu pengawalan kendaraan darurat, khususnya ambulans maupun masyarakat yang membutuhkan penanganan medis segera," ujarnya.
Rahmat menyebut penanganan kepadatan di Ketapang, membutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak. Aparat kepolisian pun terus berkoordinasi bersama pemerintah daerah.
“Kepolisian fokus menjaga kelancaran dan keamanan arus lalu lintas di jalan, sementara optimalisasi pelayanan penyeberangan tentunya terus dikoordinasikan,” ucapnya.
“Bersama Kementerian Perhubungan, ASDP (Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan), pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, dan seluruh stakeholder terkait," imbuhnya.



















































