jpnn.com, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, Presiden RI Prabowo Subianto meminta dirinya bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menyiapkan skema bisnis bioskop di tingkat kabupaten/kota.
Riefky mengatakan dibangunnya bioskop di tingkat kabupaten/kota karena untuk memperluas akses pasar film nasional.
"Kami diminta berkoordinasi dengan Danantara. Danantara diminta untuk membuat sebuah model bisnis. Model bisnis yang untuk bioskop-bioskop di kabupaten/kota," ujar Riefky dikutip Minggu (30/11).
Menurut politikus Partai Demokrat ini, arahan tersebut muncul dalam rapat terbatas tiga pekan lalu bersama Presiden Prabowo saat kementeriannya memaparkan capaian satu tahun pertama.
Dalam rapat itu, Riefky menyampaikan bahwa akses pasar film nasional masih menjadi persoalan utama, salah satunya disebabkan jumlah layar bioskop belum mencukupi kebutuhan.
"Rasionya masih rendah sekali dari kebutuhan layar Indonesia, sehingga banyak sekali film yang sudah diproduksi kemudian tidak bisa masuk ke layar-layar lebar," ujarnya.
Karena itu, menurut dia, Presiden Prabowo kemudian meminta Kemenekraf bersama Danantara menyusun skema bisnis baru untuk mendorong kehadiran bioskop di daerah.
"Harapannya agar bisa masuk ke layar lebar. Itu secara keekonomian baik, tetapi sebagai kebanggaan juga itu sangat di harapkan," kata dia.























.jpeg)






























