jpnn.com, JAKARTA - Hubungan Indonesia dan Malaysia tidak hanya dapat dibangun melalui jalur diplomasi formal.
Pendiri ESQ Corp dan Universitas Ary Ginanjar, Prof. Dr. (H.C.) Ary Ginanjar Agustian, menilai hubungan antarmanusia turut memiliki peran penting dalam menjaga kedekatan kedua negara.
Hal itu disampaikan Prof. Ary saat menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri Malaysia Dato' Seri Dr. Ahmad Zahid Hamidi di Menara 165, Jakarta.
Menurut Prof. Ary, pertemuan tersebut merupakan bagian dari persahabatan yang telah terjalin lebih dari 20 tahun.
"Persahabatan kami tidak melihat jabatan, tetapi persahabatan hati," kata Prof. Ary dalam keterangannya, Rabu (22/9).
Dia mengatakan hubungan personal dapat tetap terjaga meski seseorang berpindah jabatan.
Ahmad Zahid diketahui pernah menjabat Menteri Agama, Menteri Pertahanan, dan Menteri Dalam Negeri Malaysia sebelum menjadi Wakil Perdana Menteri.
Prof. Ary mengenang salah satu momen ketika hubungan Indonesia-Malaysia sempat menghadapi ketegangan terkait persoalan Ambalat.






















































