Prostitusi Terselubung Marak di Eks Lokalisasi Dolly, 90 Persen Indekos untuk Begituan

3 days ago 23

Rabu, 26 November 2025 – 09:34 WIB

Prostitusi Terselubung Marak di Eks Lokalisasi Dolly, 90 Persen Indekos untuk Begituan - JPNN.com Jatim

Spanduk protes yang dipasang warga di kawasan eks lokalisasi Dolly atas maraknya praktik prostitusi terselubung yang kian marak dengan hampir 90 persen indekos digunakan begituan. Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Praktik prostitusi terselubung diduga kembali marak di kawasan eks Lokalisasi Dolly, tepatnya di deretan rumah indekos Jalan Kupang Gunung Timur, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan.

Ketua RT 005 RW 012 Putat Jaya M Ridwan Tanro mengungkapkan hampir 90 persen rumah indekos di wilayahnya diduga membuka praktik prostitusi berkedok indekos harian.

Menurutnya, sekitar 25–30 rumah kos disebut menyediakan layanan menginap singkat lengkap dengan perempuan penghuni yang diduga bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK).

"Hampir semua, satu deret gang ini (terindikasi prostitusi terselubung)," ungkap Ridwan, Selasa (25/11).

Ridwan mengaku sudah berkali-kali memperingatkan pemilik indekos maupun tamu. Dia juga mengaku telah melaporkan fenomena tersebut ke lurah dan camat, tetapi belum ada tindak lanjut.

"Semua saya lapori, ke Pak Lurah, Pak Camat. Saya lapori semua, tetapi tidak ada tindakan," ujarnya.

Ridwan mengatakan aktivitas prostitusi terselubung itu mulai muncul sekitar 2018, empat tahun setelah lokalisasi Dolly ditutup. Sejumlah mantan operator lokalisasi disebut kembali dan membuka usaha rumah kos sebagai kedok.

"Ya, memang bukanya diam-diam. Memang kayak germo-germo dulu yang punya (lokalisasi) dia kembali lagi. Lewat usaha rumah-rumah indekos," katanya.

Dugaan praktik prostitusi di kawasan eks Dolly kembali ramai. Ketua RT mengungkap kos harian yang menyediakan layanan terselubung hingga melibatkan pelajar.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |