jatim.jpnn.com, BANYUWANGI - Puncak arus balik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan Pelabuhan Ketapang–Pelabuhan Gilimanuk diprediksi terjadi pada 26–29 Maret 2026.
Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Yossianis Marciano mengimbau masyarakat mengatur waktu perjalanan untuk menghindari kepadatan.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menentukan waktu perjalanan saat arus balik," kata Yossi, Senin (23/3).
Dia menyarankan pemudik memilih waktu di luar puncak arus balik atau merencanakan perjalanan lebih awal agar terhindar dari antrean panjang.
Selain itu, pengguna jasa diminta membeli tiket secara mandiri melalui platform digital Ferizy.
Yossi menegaskan saat ini tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan.
"Saat ini tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan, pengguna jasa wajib membeli tiket melalui Ferizy yang sudah tersedia hingga H-60 keberangkatan. Hindari pembelian melalui calo atau agen tidak resmi untuk mencegah potensi kerugian," ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya mengisi data identitas secara lengkap dan benar saat pemesanan tiket demi mendukung keselamatan pelayaran.


















































