bali.jpnn.com, GILIMANUK - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang resmi menerapkan skenario padat guna mengantisipasi puncak arus balik Lebaran 2026.
Salah satu langkah strategis yang diambil adalah meningkatkan jumlah armada dari 28 menjadi 30 unit kapal yang beroperasi.
"Sesuai prediksi, hari ini merupakan puncak arus balik.
Oleh karena itu, kami mengimplementasikan skenario padat dengan menambah operasional menjadi 30 unit kapal," ujar Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano dilansir dari Antara.
Menurut Yossianis Marciano, meski volume kendaraan di lintas Ketapang–Gilimanuk mulai meningkat, situasi hingga Sabtu sore masih terkendali.
Sejauh ini, para pemudik yang tiba di area parkir utama Pelabuhan Ketapang tidak perlu mengantre terlalu lama untuk masuk ke dalam kapal feri.
Yossianis Marciano mengatakan petugas di lapangan terus melakukan pemantauan.
Apabila arus balik terus mengalami peningkatan, ASDP akan menggunakan pola sangat padat dan menambah armada kapal beroperasi.

















































