jpnn.com, BANDUNG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung memprediksi malam hari ini lonjakan volume kendaraan pemudik di jalur selatan Nagreg, Kabupaten Bandung, akan terjadi.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan, sampai dengan pukul 14.00 WIB, jumlah kendaraan yang melintas di jalur Nagreg sebanyak 71.804.
Angka itu meningkat 6,02 persen di bandingkan pada H-3 2025.
Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo mengatakan pada momen mudik tahun ini terjadi dua kali puncak arus mudik.
"Sesuai dengan prediksi sebelumnya bahwa pada momen Lebaran terjadi dua kali puncak arus mudik. Pertama, terjadi pada tanggal 15 (Maret), kemudian yang kedua kemungkinan terjadi hari ini, di tanggal 18 atau H-3 Lebaran," kata Eric ditemui di Nagreg, Rabu (18/3/2026).
Eric menuturkan, kepadatan lalu lintas mulai terjadi di jalur Nagreg yang menuju arah Tasikmalaya, Ciamis, dan Garut.
Padatnya kendaraan itu membuat pengendara tak bisa melajukan kendaraannya dengan cepat.
Selain karena banyaknya tempat istirahat atau rest area, kemacetan juga disebabkan adanya antrean kendaraan keluar masuk di minimarket.




















































