jatim.jpnn.com, BONDOWOSO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso mencatat ratusan rumah terdampak banjir luapan sungai dan tanah longsor yang tersebar di 15 desa.
Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso Kristianto Putro Prasojo mengatakan hujan deras sejak Senin siang hingga malam memicu banjir di sejumlah wilayah.
"Jadi, kemarin itu hujan cukup deras sejak siang hingga malam hari, sejumlah aliran sungai meluap dan membanjir rumah warga, dan ada beberapa titik tanah longsor," kata Kristianto, Selasa (24/2).
Dia menjelaskan banjir akibat luapan sungai merendam lima rumah warga di Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Bondowoso.
Selain itu, lima rumah warga di Desa Silolembu, Kecamatan Curahdami juga terdampak banjir, termasuk areal persawahan yang ikut tergenang.
Di Kelurahan Tenggarang, Kecamatan Tenggarang tercatat 11 rumah terdampak, sementara banjir luapan sungai juga menggenangi halaman rumah warga di Desa Koncer.
BPBD juga mencatat banjir merendam 34 rumah di Desa Wonosari serta berdampak pada 140 kepala keluarga di Desa Bataan, Kecamatan Tenggarang.
"Tanah longsor terjadi di beberapa desa dan ada beberapa rumah rusak seperti Desa Sumbertengah, Kecamatan Binakal, dan Desa Gubrih, Kecamatan Wringin," kata dia.

















































