jatim.jpnn.com, SURABAYA - Sebanyak 130 peserta meramaikan pameran AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026 yang resmi dibuka di Surabaya, Rabu (1/7). Dari jumlah tersebut, 10 peserta berasal dari sektor usaha kecil dan menengah (UKM).
Pameran yang digelar Krista Exhibitions Group itu menjadi ajang bagi pelaku industri untuk memperkenalkan inovasi, memperluas jaringan bisnis, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pengemasan, percetakan, pengolahan, dan industri kecantikan di Indonesia, khususnya Jawa Timur.
Chief Executive Officer Krista Exhibitions Daud D. Salim mengatakan penyelenggaraan AllPack Surabaya 2026 menjadi tonggak baru karena untuk pertama kalinya digelar secara mandiri, setelah sebelumnya selalu berlangsung bersamaan dengan EastFood Indonesia (IIFEX) Surabaya.
Menurut dia, pemisahan penyelenggaraan dilakukan karena tingginya antusiasme peserta dan kebutuhan industri yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
"Melalui penyelenggaraan AllPack Surabaya 2026 dan East Beauty Pack Expo 2026, kami ingin menghadirkan peluang kolaborasi yang lebih luas bagi pelaku industri. Surabaya memiliki peran strategis sebagai pusat perdagangan di kawasan Indonesia Timur, sehingga kami optimistis pameran ini akan menjadi momentum memperluas pasar, meningkatkan daya saing, serta mempercepat adopsi teknologi dan inovasi," ujar Daud.
Berbagai inovasi di sektor pengemasan, percetakan, pengolahan makanan dan minuman, farmasi, logistik, hingga manufaktur dipamerkan dalam ajang tersebut.
Sementara itu, East Beauty Pack Expo 2026 menampilkan beragam inovasi industri kecantikan, mulai dari kemasan kosmetik, bahan baku, mesin produksi, hingga teknologi pendukung bagi pelaku usaha beauty dan personal care.
Selain pameran produk dan teknologi, pengunjung juga dapat mengikuti seminar, forum diskusi, hingga program Business Matching yang mempertemukan peserta dengan calon mitra bisnis potensial.


















































