Respons Cepat TNI pada Kasus KontraS Dipuji, tetapi Polri dapat Catatan Khusus

3 hours ago 14

Respons Cepat TNI pada Kasus KontraS Dipuji, tetapi Polri dapat Catatan Khusus

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Akademisi dari Universitas Esa Unggul, Syurya M. Nur menilai respons cepat TNI patut diapresiasi. Foto: source for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Mabes TNI telah mengungkap dan menahan empat anggota BAIS TNI terkait kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. 

Akademisi dari Universitas Esa Unggul, Syurya M. Nur menilai respons cepat TNI patut diapresiasi.

Menurut dia, itu adalah contoh penting bagaimana komunikasi institusional dan tindakan hukum dapat berjalan selaras dalam menjaga kepercayaan publik.

"Dalam perspektif komunikasi politik, kecepatan bertindak saja tidak cukup, yang lebih krusial adalah bagaimana institusi mampu mengelola persepsi publik melalui transparansi, konsistensi pesan, dan keberanian membuka proses hukum secara proporsional", kata Syurya dalam keterangan tertulis, Rabu (18/3).

Menurut dia, TNI telah menunjukkan saat situasi krisis, respons cepat yang diikuti keterbukaan informasi mampu meredam spekulasi liar.

"Ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga soal bagaimana negara hadir secara komunikatif di tengah publik,” ujarnya.

Dia menambahkan dalam era disrupsi informasi saat ini, setiap keterlambatan atau ketidakjelasan komunikasi akan dengan mudah diisi oleh narasi alternatif, bahkan disinformasi.

Karena itu, institusi negara dituntut tidak hanya bekerja cepat, tetapi juga menjelaskan secara jernih apa yang sedang dilakukan.

Mabes TNI telah mengungkap dan menahan empat anggota BAIS TNI terkait kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |