jpnn.com - Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal membeberkan alasan bergabung ke Kabinet Merah Putih.
Dia mengaku sudah berdiskusi dengan para buruh dan memutuskan untuk berjuang dari dalam kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Karena secara platform perjuangan, keberpihakan Presiden Prabowo Subianto kepada kaum rakyat kecil termasuk buruh, petani, nelayan, dan guru,” kata Said di Istana Negara, pada Senin (8/6).
“Mendorong kami untuk bersama-sama beliau memberikan masukan, menjaga keseimbangan,” lanjutnya.
Said lalu membandingkan dengan para pengusaha yang disebut memiliki perwakilan di Kabinet Merah Putih seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Menteri Investasi Rosan Roeslani.
“Yang dari buruh kan tidak ada. Nah saya memberanikan diri berikhtiar, berijtihad, bahwa saya juga harus memberikan keseimbangan terhadap apa apa yang ingin diperjuangkan oleh kaum buruh,” kata dia.
Dia pun berjanji meski telah bergabung dalam jajaran pembantu Presiden Prabowo Subianto, namun para buruh tetap bisa kritik terhadap kebijakan.
“Secara demokratis tidak akan mengurangi daya kritis kami terhadap persoalan-persoalan perburuhan,” tuturnya.





















































