jatim.jpnn.com, SURABAYA - Saksi mata kecelakaan lansia di lubang proyek gorong-gorong di kawasan Jalan Margorejo Indah, Kecamatan Wonocolo, Surabaya Nanang Budi Santoso (44) mengungkap insiden serupa pernah terjadi di tempat tersebut.
Petugas parkir minimarket itu menyebut proyek pembangunan gorong-gorong di depan Rumah Pompa Margorejo sudah berlangsung sekitar satu bulan.
Selama proses pengerjaan, setidaknya sudah tiga kali terjadi kecelakaan di lokasi yang sama.
Namun, dua insiden sebelumnya hanya menyebabkan pengendara terjatuh akibat pasir dan material proyek yang berserakan di jalan.
"Sudah tiga kali kejadian. Yang pertama dan kedua cuma jatuh karena pasir proyek. Nah, yang sekarang ini paling parah karena sampai meninggal dunia," ungkap Nanang, Jumat (12/6).
Nanang menduga kecelakaan terjadi karena kondisi lokasi proyek yang gelap pada malam hari.
Menurut dia, pengendara dari arah timur sulit melihat keberadaan pembatas proyek maupun lubang galian yang berada di sisi jalan.
"Mungkin karena gelap. Dari arah sana kalau malam memang tidak terlalu kelihatan," ujarnya.



















































