Semeru Erupsi dengan Tinggi Letusan Mencapai 3.000 Meter di Atas Puncak

3 hours ago 20

Semeru Erupsi dengan Tinggi Letusan Mencapai 3.000 Meter di Atas Puncak

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Gunung Semeru erupsi disertai letusan setinggi 3.000 meter di atas puncak pada Selasa (24/2/2026) petang. ANTARA/HO-PVMBG

jpnn.com, LUMAJANG - Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur kembali erupsi dengan tinggi letusan mencapai 3.000 meter di atas puncak pada Selasa petang.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 17.36 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 3.000 meter di atas puncak atau 6.676 meter di atas permukaan laut (mdpl),"kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

Menurutnya, kolom abu teramati berwarna kelabu hingga cokelat dengan intensitas tebal ke arah tenggara. Saat laporan itu dibuat, erupsi masih berlangsung. Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sementara kurang lebih 2 menit 25 detik.

Sebelumnya, erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Selasa, pukul 01.51 WIB disertai awan panas guguran dengan jarak luncur sekitar 3.000 meter dari kawah yang mengarah ke tenggara yakni Besuk Kobokan.

Dia mengatakan Gunung Semeru berada pada status aktivitas vulkanik Level III (Siaga), sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi, yakni masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, kata dia, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

"Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," katanya.

Masyarakat perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. (antara/jpnn)


Gunung Semeru yang ada di Jawa Timur mengalami erupsi dengan letusan 3.000 meter di atas puncak.


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |