jpnn.com, JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Jawa Timur Lia Istifhama mengapresiasi pengembangan Kampung Haji di Arab Saudi.
Menurutnya, inisiatif tersebut dinilai strategis dalam memperkuat ekosistem layanan haji Indonesia sekaligus meningkatkan kenyamanan dan efisiensi bagi jamaah.
Lia Istifhama menyampaikan apresiasi itu dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Gedung DPD RI, Jakarta.
Dalam forum tersebut, Lia menegaskan Kampung Haji merupakan langkah maju sepanjang dikelola secara prudent, transparan, dan berpihak pada kepentingan jemaah.
“Kampung Haji harus menjadi solusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan jamaah, mulai dari akomodasi, transportasi, hingga efisiensi biaya penyelenggaraan haji,” ujar Lia.
Menurut Lia, pengembangan Kampung Haji tidak hanya dipandang sebagai proyek investasi jangka panjang, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian layanan haji Indonesia di Tanah Suci.
Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya memastikan manfaat Kampung Haji benar-benar dirasakan langsung oleh jamaah.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Badan Pelaksana BPKH Amri Yusuf menjelaskan Kampung Haji dirancang sebagai investasi jangka panjang yang terukur dan berhati-hati.






















































