jpnn.com, JAKARTA - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatatkan pertumbuhan laba bersih positif sepanjang 2025.
Pencapaian itu diraih meski perseroan menghadapi tantangan berupa penurunan tipis pada total volume penjualan semen dan klinker.
Perseroan melaporkan total volume penjualan sebesar 19.941 ribu ton pada 2025, atau mengalami koreksi sebesar 2,7% dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan itu dipicu menyusutnya permintaan di pasar domestik sebesar 3,9%, walaupun di sisi lain volume ekspor melonjak signifikan hingga 73,9%.
Dari sisi performa keuangan, Indocement membukukan pendapatan neto senilai Rp17.731,2 miliar, angka ini turun 4,4% dari capaian tahun 2024.
Sementara itu, beban pokok pendapatan juga berhasil ditekan sebesar 4,2% menjadi Rp11.961,3 miliar.
Hasil tersebut membawa perseroan meraup laba kotor sebesar Rp5.769,9 miliar.
Dengan demikian, margin laba kotor Indocement berada di level 32,5% terhadap total pendapatan bersih perusahaan selama satu tahun penuh.




















































