SKK Migas: Indonesia Punya Aset Hulu Migas Rp706 Triliun dan 159 Wilayah Kerja Aktif

3 days ago 2

Sabtu, 11 Juli 2026 – 08:33 WIB

 Indonesia Punya Aset Hulu Migas Rp706 Triliun dan 159 Wilayah Kerja Aktif - JPNN.com Jatim

Koordinator Komunikasi SKK Migas Arief Hermawan. Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, BANYUWANGI - Peran sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) masih sangat strategis dalam menopang ketahanan energi nasional. Selain memiliki aset bernilai puluhan miliar dolar AS, Indonesia juga menyimpan cadangan minyak dan gas yang besar serta wilayah kerja yang masih aktif dikembangkan.

Koordinator Komunikasi SKK Migas Arief Hermawan mengatakan industri hulu migas Indonesia memiliki potensi besar yang perlu terus dioptimalkan untuk mendukung kebutuhan energi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Industri hulu migas merupakan sektor dengan investasi besar, berisiko tinggi, memanfaatkan sumber daya yang tidak terbarukan, dan membutuhkan teknologi tinggi. Karena itu, pemahaman masyarakat terhadap sektor ini juga harus terus dibangun melalui komunikasi yang baik," ujar Arief dalam Media Gathering SKK Migas di Banyuwangi, Jumat (10/7).

Berdasarkan data SKK Migas, hingga 28 Februari 2026 Indonesia memiliki 159 wilayah kerja migas, terdiri atas 105 wilayah kerja eksploitasi, 47 wilayah kerja eksplorasi aktif, satu wilayah kerja eksploitasi yang sedang dalam proses terminasi, serta enam wilayah kerja eksplorasi yang juga memasuki tahap terminasi.

Tak hanya itu, nilai aset industri hulu migas nasional mencapai sekitar US$70,08 miliar atau setara Rp706,24 triliun berdasarkan harga perolehan. Indonesia juga memiliki wilayah kerja aktif seluas lebih dari 460 ribu kilometer persegi yang tersebar di daratan maupun lepas pantai.

Potensi tersebut didukung keberadaan sekitar 3.199 lapangan eksplorasi dan pengembangan, lebih dari 44.700 sumur migas, serta 126 proven play yang menjadi indikasi besarnya peluang penemuan cadangan migas baru. Infrastruktur penunjangnya juga tergolong besar, antara lain 649 platform, dua kilang LNG, tujuh kilang LPG, 22 fasilitas FPSO/FSO/FPU, serta jaringan pipa migas sepanjang sekitar 47.500 kilometer.

Di sisi cadangan, Indonesia masih memiliki cadangan minyak terbukti sebesar 2,33 miliar barel dengan tambahan potensi 2,10 miliar barel.

Sementara itu, cadangan gas terbukti mencapai 34,78 triliun kaki kubik (TCF) dan potensi cadangan gas sebesar 21,07 TCF. Angka tersebut menunjukkan peluang industri hulu migas nasional masih terbuka lebar untuk dikembangkan.

SKK Migas mengungkap industri hulu migas Indonesia memiliki aset sekitar Rp706 triliun, 159 wilayah kerja aktif, serta cadangan minyak dan gas yang masih besar.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |