jateng.jpnn.com, MAGELANG - Menteri Agama (Menag) KH Nasaruddin Umar mengunjungi Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (6/2).
Kunjungan itu dilakukan untuk menyerap langsung aspirasi para pengasuh pesantren, tenaga pendidik swasta, hingga guru madrasah yang selama ini menghadapi berbagai persoalan di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin menegaskan pentingnya silaturahmi sekaligus sikap tawadhu kepada para kiai sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan keagamaan.
“Kami datang ke pondok pesantren ingin bertawadhu, berjumpa langsung dengan pimpinan, mendengarkan keluhan dan saran mereka. Ternyata banyak sekali manfaatnya,” ujar Menag.
Menurut dia, kunjungan langsung memberi gambaran nyata tentang kondisi pendidikan keagamaan di daerah.
“Kami bisa menyaksikan sendiri, mendengarkan sendiri, sekaligus menyampaikan pesan langsung kepada para kiai. Mudah-mudahan ada berkahnya,” tambahnya.
Dalam dialog tersebut, persoalan guru honorer madrasah kembali menjadi sorotan utama. Menag mengakui masalah itu tidak hanya terjadi di satu daerah, tetapi hampir merata di seluruh Indonesia.
Dia menyebut jumlah guru honorer di lingkungan Kementerian Agama mencapai sekitar 700 ribu hingga hampir 800 ribu orang.

















































