Strategi Purbaya Mencegah Kenaikan Harga BBM Bersubsidi

6 hours ago 13

Strategi Purbaya Mencegah Kenaikan Harga BBM Bersubsidi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak akan naik meski harga minyak dunia saat ini berada di atas USD 100 per barel. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah memastikan tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi naik meski harga minyak dunia saat ini berada di atas USD 100 per barel.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah akan menyerap tekanan kenaikan harga energi melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) agar tidak membebani masyarakat.

"Kalau kami lepaskan (menaikkan BBM bersubsidi, red), nanti seperti negara-negara lain, pada panik orang-orang," ujar Purbaya di Jakarta, Kamis (20/3).

Purbaya menjelaskan mekanisme subsidi energi telah dirancang dalam kerangka tahunan, sehingga dampak fluktuasi harga minyak global sudah diperhitungkan dalam postur APBN.

Menurut Purbaya, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga kesehatan fiskal melalui penghematan belanja maupun peningkatan pendapatan negara.

"Kami akan melakukan langkah-langkah entah penghematan, dan sampai sekarang hitungannya masih aman," jelasnya.

Purbaya menekankan peran APBN sebagai peredam gejolak (shock absorber) sangat penting agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan normal tanpa lonjakan beban biaya.

Dia menegaskan jika tekanan energi langsung diteruskan ke masyarakat, hal itu berpotensi memicu kepanikan seperti yang terjadi di sejumlah negara lain.

Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak akan naik, meski harga minyak dunia saat ini berada di atas USD 100 per barel.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |