jpnn.com, JAKARTA - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya membantah kabar yang menyebut dirinya terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh aparat penegak hukum (APH).
Sony menegaskan dirinya dalam kondisi baik dan tidak pernah diamankan terkait isu yang beredar tersebut. Hal itu disampaikannya saat berada di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin.
“Saya responnya, hari ini ada di sini berbicara dengan rekan-rekan (media),” kata Sony kepada wartawan.
Sebelumnya, pada Kamis (21/5), beredar informasi di kalangan awak media yang menyebut Sony terkena OTT oleh salah satu APH, yakni Kejaksaan Agung. Informasi tersebut kemudian menyebar luas dan menjadi perbincangan publik.
Menanggapi isu tersebut, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Republik Indonesia Anang Supriatna memastikan kabar itu tidak benar.
“Tidak ada,” ujar Anang.
Sony diketahui menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi. Selain itu, ia juga merupakan Ketua Tim Verifikasi BGN yang bertugas memimpin dan mengoordinasikan percepatan proses verifikasi dan validasi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sebelum pensiun, Sony merupakan perwira tinggi Polri yang pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di tingkat polres, polda, hingga Bareskrim Polri. (antara/jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!






















































