jpnn.com, JAKARTA - Tren kendaraan niaga global mulai bergerak ke arah teknologi berkendara cerdas atau smart truck.
Teknologi itu diyakini bakal menjadi tahap awal transformasi industri truk, sebelum kendaraan listrik berbasis baterai benar-benar digunakan secara luas.
CEO Astra UD Trucks Bambang Widjanarko mengatakan pengembangan truk masa depan tidak hanya soal elektrifikasi.
Namun, bagaimana membuat kendaraan niaga lebih nyaman, efisien, dan mudah dioperasikan.
Menurut dia, smart truck akan menjadi fokus utama industri dalam beberapa tahun ke depan.
“Smart truck adalah tren ke depan. Jadi driver diharapkan bisa mengendalikan truk seperti mengemudikan mobil kecil,” ujar Bambang beberapa waktu lalu.
Perkembangan itu mulai terlihat dari hadirnya truk dengan transmisi otomatis, dashboard digital yang lebih modern, hingga desain kabin dan kursi yang lebih ergonomis untuk pengemudi.
Tidak hanya itu, teknologi telematika dan sistem manajemen armada juga mulai menjadi fitur penting di kendaraan niaga modern.






















































