Survei Poltracking: 77,4 Persen Publik Dukung Pembatasan Media Sosial Bagi Anak

6 hours ago 19

 77,4 Persen Publik Dukung Pembatasan Media Sosial Bagi Anak

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Survei Poltracking Indonesia menemukan bahwa mayoritas masyarakat mendukung kebijakan pemerintah yang membatasi akses penggunaan media sosial bagi anak-anak berusia di bawah 16 tahun. Foto: Source for JPNN.

jpnn.com - JAKARTA - Mayoritas masyarakat mendukung kebijakan pembatasan akses penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun. Temuan survei Poltracking Indonesia menunjukkan dukungan publik terhadap aturan yang resmi diterapkan pada 28 Maret 2026, itu mencapai 77,4 persen.

Peneliti Poltracking Indonesia Yoki Alvetro dalam keterangannya, Kamis (4/6), mengatakan mayoritas responden menyatakan setuju terhadap kebijakan tersebut. Dukungan publik terlihat jauh lebih besar dibandingkan kelompok masyarakat yang menolak aturan pembatasan usia pengguna media sosial.

“Sebanyak 77,4 persen publik mengatakan setuju, gabungan cukup setuju dan sangat setuju, terhadap kebijakan pemerintah yang membatasi akses penggunaan media sosial bagi anak-anak berusia di bawah 16 tahun,” kata Yoki dalam Rilis Survei Nasional bertajuk Evaluasi Kinerja Pemerintah & Isu Aktual Strategis di Poltracking TV, Kamis (4/6).

Dia menambahkan temuan itu memperlihatkan adanya kesadaran yang makin kuat di tengah masyarakat mengenai pentingnya perlindungan anak di ruang digital. Kebijakan pembatasan media sosial sebagai salah satu langkah mengurangi risiko paparan konten negatif yang tidak terkontrol.

Menurut dia, tingginya dukungan masyarakat menunjukkan adanya perhatian besar terhadap keamanan dan perkembangan anak di era digital. Dia menekankan bahwa isu perlindungan anak kini menjadi harus menjadi perhatian utama seiring meningkatnya penggunaan media sosial.

Meski demikian, lanjut dia, survei juga mencatat masih adanya kelompok masyarakat yang belum sepenuhnya mendukung kebijakan tersebut. Perbedaan pandangan itu menjadi bagian dalam merespons kebijakan yang berkaitan dengan hak akses informasi dan pengawasan anak.

"Sementara 13,6 persen publik mengatakan tidak setuju, gabungan kurang setuju dan sangat tidak setuju," ujar Yoki.

Selain mengukur respons terhadap kebijakan pembatasan media sosial, survei Poltracking juga merekam tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hasilnya, mayoritas responden masih memberikan penilaian positif terhadap pemerintahan saat ini.

Survei Poltracking, mayoritas masyarakat mendukung kebijakan pembatasan akses penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |