jpnn.com, JAKARTA - Kesuksesan yang diraih Tanjung Verde di ajang Piala Dunia 2026 sejatinya tidak berjalan dengan instan.
Raihan negara berpenduduk hanya 529 ribu jiwa tersebut luar biasa dengan melangkah ke babak 32 besar.
Tercatat tim asuhan Bubista itu mampu finis di atas Uruguay, dan Arab Saudi untuk menemani Spanyol ke babak fase gugur ajang akbar sepak bola dunia.
CEO WOSPAC Indonesia Benhard Sitorus meyakini Timnas Indonesia ke depannya bisa punya kesempatan yang sama dengan Tanjung Verde di Piala Dunia.
Saat ini pihaknya hadir berkomitmen membantu mempersiapkan generasi Timnas Indonesia yang siap bersaing di kancah internasional.
WOSPAC Indonesia punya program membawa pemain usia 13-14 tahun ke Spanyol untuk berlatih dan juga bertanding di Liga resmi.
Para pemain tersebut juga akan mendapatkan eksposur karier global, yakni membuka gerbang koneksi langsung ke jaringan pencari bakat, agen dan klub-klub eropa guna mengubah tekad anak bangsa menjadi profesi nyata.
"Kesempatan itu harus bertemu momentum agar berhasil. Kami menciptakan dan menjaga bakat supaya tidak hilang,” katanya.














.jpeg)





































