jpnn.com - Tim basket Satria Muda Bandung resmi berpisah dengan pelatih Djordje Jovicic setelah gagal memenuhi target meraih gelar juara IBL 2026.
Kontrak pelatih asal Serbia tersebut tidak diperpanjang meski Satria Muda masih akan menghadapi IBL All Indonesian Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.
Sport Director Satria Muda Pertamina Bandung Youbel Sondakh mengatakan manajemen dan Djordje Jovicic sejak awal telah menyepakati target juara di musim ini.
Kegagalan Abraham Damar Grahita dan kolega melangkah ke final membuat kedua belah pihak sepakat mengakhiri kontrak lebih cepat.
"Sejak awal musim, kami dan coach Djordje memiliki kesepakatan yang sama bahwa target Satria Muda Bandung ialah menjadi juara IBL.”
“Karena target tersebut belum berhasil kami capai setelah langkah tim terhenti di semifinal, maka kami bersama-sama memutuskan untuk mengakhiri kerja sama seiring berakhirnya masa kontrak,” ujar Youbel.
Menarik ditunggu langkah dari manajemen Satria Muda Bandung untuk bisa mendapatkan pelatih baru.
Sejumlah nama pun mulai dikaitkan dengan kursi pelatih Satria Muda. Salah satunya ialah mantan pelatih Stapac Jakarta, Giedrius Zibenas.





















































