jpnn.com, TARAKAN - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom terus berupaya meningkatkan kolaborasi dan keterlibatan komunitas serta generasi muda di berbagai inisiatif pelestarian lingkungan.
Salah satunya diwujudkan melalui program Bumi Berseru Fest, yang menghadirkan solusi berbasis komunitas untuk menjaga keanekaragaman hayati dan keberlanjutan ekosistem, termasuk melalui inisiatif konservasi bekantan serta penanaman mangrove di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.
SGM Social Responsibility Telkom Hery Susanto menyampaikan kolaborasi dengan komunitas menjadi elemen penting dalam upaya pelestarian lingkungan yang solutif dan berkelanjutan.
Dia mengungkapkan upaya menjaga kelestarian lingkungan memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk generasi muda yang memiliki kepedulian tinggi serta gagasan inovatif.
"Melalui program Bumi Berseru Fest, Telkom berupaya membuka ruang kolaborasi bagi komunitas untuk menghadirkan solusi nyata dalam menjaga ekosistem, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan,” ujar Hery dalam keterangannya, Senin (30/3).
Salah satu inisiatif yang lahir dari program Bumi Berseru Fest 2025 dijalankan Association of Youth for Sustainability (AYS) Indonesia di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.
Berangkat dari kekhawatiran terhadap kondisi ekosistem mangrove yang semakin terancam akibat alih fungsi lahan, kerusakan habitat, serta rendahnya kesadaran masyarakat, komunitas ini menginisiasi program konservasi yang bertujuan melindungi bekantan sebagai satwa endemik Kalimantan sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.




















































