jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Hasbiallah Ilyas mengingatkan Polri tidak menjadikan langkah tes urine anggota Korps Bhayangkara sebagai formalitas atau gimik belaka.
Diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan tes urine serentak di seluruh jajaran Polri.
Instruksi tersebut dikeluarkan menyusul masih adanya oknum anggota, termasuk perwira menengah, yang terjerat kasus penyalahgunaan narkotika.
"Tes urine jangan hanya jadi simbol atau pencitraan," kata Hasbiallah melalui layanan pesan, Rabu (25/2).
Dia mengingatkan tes urine harus benar-benar dilandasi semangat menjaga muruah dan integritas institusi kepolisian.
"Ini harus menjadi bagian dari komitmen nyata membersihkan internal. Kalau aparatnya sendiri terlibat praktik haram narkoba, lalu masyarakat mau percaya kepada siapa," ujar legislator fraksi PKB itu.
Hasbiallah pada dasarnya mendukung langkah tegas pimpinan Polri, tetapi menekankan bahwa implementasi di lapangan harus transparan dan disertai pengawasan ketat.
Ketua DPW PKB DKI Jakarta itu juga mendorong agar sanksi terhadap anggota yang terbukti terlibat tidak pandang bulu.




















































