jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Ketersediaan tiket kereta api untuk arus balik Lebaran di wilayah Daop 6 Yogyakarta terpantau kian menipis. Hingga H+7 Lebaran, Sabtu (28/3), PT KAI mencatat tingkat keterisian kursi telah mencapai 99 persen dari total kapasitas yang disediakan.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengungkapkan bahwa dari total 548.469 kursi yang disediakan selama masa angkutan Lebaran, 531.914 tiket telah terjual.
Kini, hanya tersisa sekitar 16.555 tempat duduk untuk keberangkatan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 6.
Meskipun puncak arus balik telah terlewati pada 24 Maret lalu, kepadatan di stasiun-stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta diprediksi akan bertahan hingga akhir bulan.
"Volume arus balik yang tinggi masih akan terjadi hingga 29 Maret nanti. Hal ini seiring dengan imbauan pemerintah agar masyarakat memecah arus balik, ditambah adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang berlaku hingga 29 Maret," jelas Feni.
Berdasarkan data terbaru per Sabtu (28/3), total penumpang berangkat adalah 32.024 orang dan penumpang tiba di stasiun Daop 6 mencapai 32.937 orang. Total pergerakan penumpang dalam satu hari mencapai 64.961 orang.
Mengingat masa angkutan Lebaran akan segera berakhir pada 1 April 2026, masyarakat yang belum memiliki tiket diimbau untuk segera melakukan pengecekan secara berkala melalui aplikasi KAI Access atau kanal resmi lainnya.
Menipisnya stok tiket ini menjadi sinyal bagi pemudik agar lebih fleksibel dalam memilih jadwal keberangkatan atau memanfaatkan fitur Connecting Train jika rute langsung sudah tidak tersedia. (mcr25/jpnn)

















































