jpnn.com, YOGYAKARTA - Bea Cukai Yogyakarta memperkuat upaya edukasi kepada generasi muda melalui serangkaian kegiatan sosialisasi kepabeanan dan cukai yang diikuti oleh siswa dari tiga sekolah menengah kejuruan (SMK) serta mahasiswa perguruan tinggi di Yogyakarta sepanjang April hingga Mei 2026.
Kegiatan edukasi tersebut diikuti siswa SMK Negeri Widang Tuban, SMK Dirgahayu Kedungadem Bojonegoro, SMK Muhammadiyah 7 Kedungpring Lamongan, serta mahasiswa semester enam Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Melalui kunjungan dan sosialisasi ini, para peserta memperoleh pemahaman mengenai tugas dan fungsi Bea Cukai, prosedur ekspor-impor, pengawasan barang kena cukai, hingga peran Bea Cukai dalam menjaga kelancaran perdagangan internasional.
Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Yogyakarta Riri Riani menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pihaknya dalam meningkatkan literasi kepabeanan dan cukai di kalangan generasi muda.
Menurut Riri, pemahaman yang baik mengenai kepabeanan dan cukai penting untuk menumbuhkan kesadaran hukum serta mendukung terciptanya masyarakat yang patuh terhadap peraturan.
“Melalui kegiatan edukasi ini, kami ingin memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai tugas dan fungsi Bea Cukai serta pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan di bidang kepabeanan dan cukai,” ujar Riri dalam keterangannya, Kamis (4/6).
Khusus pada kunjungan siswa SMK Muhammadiyah 7 Kedungpring yang berasal dari Jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga, pembahasan juga menyoroti fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor bagi Industri Kecil dan Menengah (KITE IKM).
Materi tersebut memberikan gambaran mengenai dukungan pemerintah terhadap pelaku usaha kecil dan menengah yang berorientasi ekspor.





















































