jabar.jpnn.com, CIANJUR - Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi memperingatkan para pedagang, distributor, atau tengkulak tidak memainkan harga sembarangan menjelang Idulfitri 2026.
Tak tanggung-tanggung, perwira menengah polri itu siap memproses hukum bagi mereka yang melanggar.
"Jangan sampai agen sampai pedagang memanfaatkan situasi menaikkan harga saat menjelang lebaran sehingga dapat membuat resah masyarakat, proses hukum akan diberikan bagi mereka yang melanggar," kata Alexander dikutip Kamis (12/3/2026).
Menjelang lebaran, lanjut Alexander, Polres Cianjur menggelar gerakan pangan murah di Taman Alun-alun Cianjur dengan menyediakan 1.500 paket sembako guna meringankan beban masyarakat sekaligus menekan kenaikan harga pangan menjelang lebaran.
Harga setiap paket sembako yang disediakan di bawah harga eceran tertinggidi pasar dengan harapan dapat menstabilkan harga di pasaran menjelang masuknya lebaran dimana tingkat pemakaian mengalami kenaikan.
"Gerakan pangan murah digelar guna meringankan beban warga di Cianjur serta untuk menstabilkan harga agar tidak mengalami lonjakan seiring tingkat pemakaian yang tinggi menjelang lebaran," katanya.
Sementara itu, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, melalui gerakan pangan dan bazar murah, pemda akan menstabilkan harga pangan di pasaran menjelang lebaran 2026.
Gerakan pangan murah serta bazar akan digelar di sejumlah kecamatan agar masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan murah menjelang lebaran, sehingga dapat menekan kenaikan harga di sejumlah pasar tradisional di Cianjur.



















































