jatim.jpnn.com, SURABAYA - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melakukan pembaruan dalam mekanisme wisuda. Pada pelaksanaan Wisuda ke-118, kampus tersebut langsung membagikan ijazah kepada para lulusan usai prosesi resmi ditutup.
Rektor Unesa Prof Nurhasan mengatakan kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pembenahan layanan akademik, khususnya bagi alumni.
Dia menyebut lulusan kini tidak lagi harus menunggu beberapa hari atau pekan untuk memperoleh dokumen kelulusan seperti sebelumnya.
“Setelah prosesi wisuda selesai, ijazah bisa langsung diterima. Ini bentuk komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan akademik,” ujar Prof Nurhasan, Rabu (11/2).
Menurutnya, percepatan distribusi ijazah merupakan gagasan Wakil Rektor I bersama tim yang bertujuan menyederhanakan proses administrasi.
“Dengan sistem yang lebih ringkas, para lulusan diharapkan dapat segera memanfaatkan ijazah untuk kebutuhan profesional maupun akademik,” katanya.
Selain pembaruan layanan wisuda, Unesa juga memperkuat apresiasi terhadap mahasiswa berprestasi melalui program Kampus Terjun. Dalam skema tersebut, mahasiswa terbaik dari setiap fakultas memperoleh penghargaan khusus.
Kampus juga memberikan insentif bagi lulusan yang mampu menuntaskan studi lebih cepat dari masa normal. Untuk jenjang sarjana (S1) dan magister (S2), penghargaan diberikan kepada mereka yang lulus dalam empat semester.

















































