jatim.jpnn.com, MAGETAN - Polisi mengamankan lima pelajar yang diduga menjadi dalang di balik aksi teror pocong jadi-jadian yang meresahkan warga Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan.
Kapolsek Magetan Kota AKP Ika Wardani menjelaskan kasus itu bermula saat polisi mendapat laporan dari masyarakat bahwa beredar sebuah foto sesosok pocong berdiri di depan rumah warga di Jalan Kalimantan, Kelurahan Tawanganom.
Foto tersebut menyebar melalui aplikasi perpesanan dan media sosial hingga menimbulkan keresahan.
“Setelah mendapat informasi dari postingan status WhatsApp masyarakat terkait adanya foto yang menyerupai pocong di Jalan Kalimantan, kami langsung menurunkan anggota untuk melakukan penyelidikan,” ujarnya, Kamis (4/6).
Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku yang ternyata merupakan sekelompok pelajar SMP. Mereka sengaja membuat konten pocong untuk mengikuti tren yang sedang ramai di media sosial.
Ika menjelaskan kejadian itu berlangsung pada Minggu (30/5) malam dan videonya mulai beredar luas keesokan harinya.
Setelah dilakukan penelusuran, lima pelajar tersebut ditangkap dan dimintai klarifikasi pada Senin (1/6) malam.
“Telah dilakukan pembinaan terhadap lima orang terduga pembuat konten pocong bersama Forkopimca, Lurah Tawanganom, dan tokoh masyarakat. Rata-rata mereka masih berusia pelajar SMP,” jelasnya.


















































