jpnn.com, JAKARTA - Kehadiran Wuling Aira EV tidak lantas menggeser posisi Air EV di pasar mobil listrik Indonesia.
Wuling Motors memastikan kedua model tersebut akan tetap dipasarkan berdampingan, karena menyasar kebutuhan konsumen yang berbeda.
Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, menegaskan Aira EV merupakan model baru yang melengkapi jajaran kendaraan listrik Wuling, bukan pengganti Air EV.
"Masing-masing model memiliki karakter dan target pengguna yang berbeda," kata Ricky di Cikarang, Sabtu kemarin.
Oleh karena itu, Wuling yakin Air EV masih memiliki daya tarik tersendiri meski kini konsumen mendapat pilihan baru melalui Aira EV.
Sejak diluncurkan, Air EV telah diterima oleh berbagai kalangan. Mobil listrik mungil ini banyak dipilih sebagai kendaraan harian, atau yang baru pertama kali beralih ke elektrifikasi.
Ukurannya yang ringkas dan kemudahan saat dikendarai menjadi nilai lebih yang tetap diminati.
Wuling juga melihat peluang pasar city car listrik di Indonesia masih terbuka lebar.






















































