bali.jpnn.com, BULELENG - Sebanyak 14 perguruan tinggi negeri dan swasta di Bali yang memiliki program studi kependidikan resmi menyatukan langkah.
Sinergi ini ditandai dengan pembentukan Konsorsium Perguruan Tinggi Pendidikan Bali di Auditorium Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Senin (15/6).
Inisiatif yang digagas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Dikti Sains-Teknologi Prof. Dr. Fauzan, serta Dirjen Riset dan Pengembangan Dr. Fauzan Adziman.
Wamendiktisaintek Prof. Fauzan menegaskan bahwa konsorsium ini merupakan wadah kolaborasi nyata untuk mengoptimalkan keahlian dan riset kampus agar tidak berhenti sebagai prototipe semata, melainkan menjadi solusi konkret bagi masyarakat.
“Kemajuan sebuah negara bergantung pada seberapa serius berinvestasi pada pendidikan.
Melalui kolaborasi, seluruh potensi ahli di kampus dapat diterjemahkan menjadi solusi nyata bagi daerah.
Inilah esensi Kampus Berdampak,” ujar Prof. Fauzan dilansir dari laman Undiksha.
Rektor Undiksha Prof. Dr. I Wayan Lasmawan menyambut baik momentum pembentukan Konsorsium Perguruan Tinggi Pendidikan.


















































