jateng.jpnn.com, BANJARNEGARA - Upaya pencarian korban longsor di Dukuh Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah dilanjutkan kembali pada Jumat (21/11).
Memasuki hari keenam ini, tim SAR gabungan masih berupaya menemukan 18 warga yang tertimbun material longsor.
Kepala Kantor Basarnas Semarang Budiono mengatakan proses pencarian sejak pagi berjalan tanpa hambatan berarti meski cuaca sempat mendung.
“Pagi tadi sempat turun hujan, tetapi hanya gerimis sehingga tidak mengganggu pencarian,” ujarnya.
Fokus operasi masih berada di Sektor A dan Sektor C, dengan Sektor C dibagi menjadi tiga worksite karena area yang cukup luas.
Sebanyak 17 alat berat excavator terus dikerahkan untuk membuka timbunan tanah, sementara mesin alkon dioperasikan guna mengurai material longsor dan mempercepat akses masuk ke titik pencarian.
Pemantauan menggunakan drone menunjukkan tidak adanya pergerakan tanah yang berpotensi menjadi longsor susulan.
“Setiap pagi kami mengirim tim drone untuk melakukan asesmen dan memastikan lokasi aman sebelum tim bergerak. Di hari keenam ini, semoga tim SAR dapat kembali menemukan korban,” kata Budiono.



















































