jabar.jpnn.com, BANDUNG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mencatat sebanyak 2,6 juta kendaraan melintasi jalur Nagreg selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Perhitungan tersebut dilakukan sejak H-7 hingga H+8 Lebaran.
Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, Ruddy Heryadi, mengatakan bahwa total kendaraan yang melintas mencapai 2.605.591 unit.
Jumlah tersebut terdiri atas 1.328.781 kendaraan menuju arah timur saat arus mudik dan 1.276.810 kendaraan menuju arah barat saat arus balik.
“Jumlah kendaraan yang melintas lebih besar saat arus mudik dibandingkan arus balik,” ujar Ruddy.
Ia menambahkan, angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan periode Lebaran tahun 2025 yang tercatat sebanyak 2.559.068 kendaraan.
Berdasarkan jenis kendaraan, sepeda motor masih mendominasi arus lalu lintas di jalur Nagreg selama periode mudik Lebaran.
Tercatat sebanyak 1.595.946 kendaraan roda dua melintas, dengan rincian 772.031 kendaraan menuju arah timur dan 823.915 kendaraan menuju arah barat.
Dishub juga mencatat puncak arus mudik terjadi pada H-2 Lebaran, dengan jumlah kendaraan yang melintas mencapai 150.716 unit dalam satu hari.

















































