23 Prajurit Marinir Korban Longsor Cisarua KBB Dapat Santunan dari Pemprov Jabar

1 month ago 20

Selasa, 27 Januari 2026 – 20:00 WIB

23 Prajurit Marinir Korban Longsor Cisarua KBB Dapat Santunan dari Pemprov Jabar - JPNN.com Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat ditemui di lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (27/1/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, BANDUNG BARAT - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan seluruh korban meninggal dunia dalam peristiwa tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, akan mendapatkan santunan kematian.

Santunan tersebut juga berlaku untuk 23 prajurit marinir yang turut menjadi korban tertimbun material longsor.

Dedi mengatakan, prajurit TNI AL yang meninggal dunia akan mendapatkan santunan kematian masing-masing Rp 25 juta. 

"Bagi mereka yang mengalami musibah kematian, diakibatkan karena longsor, baik kematian biasa atau gugur saat latihan. Kami sudah berkomitmen memberikan santunan Rp25 juta per ahli waris," kata Dedi ditemui di lokasi longsor, Selasa (27/1/2026). 

Nantinya, anggota keluarga dari marinir tersebut akan menerima langsung santunan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

"Mereka yang anggota marinir pun nanti ada keluarganya, ahli warisnya nanti kami berikan," tuturnya.

Selain marinir TNI AL, santunan juga diberikan kepada dua anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cisarua yang tewas dalam kecelakaan saat membantu proses pencarian korban longsor.

Dua anggota polisi itu Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery.

Puluhan Prajurit marinir TNI AL yang jadi korban longsor Cisarua KBB, mendapatkan santunan kematian sebesar Rp25 juta.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |