jpnn.com - BANDUNG - Presiden Prabowo Subianto telah meluncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran 2025, yang menandai distribusi perangkat smart board atau interactive flat panel (IFP) ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.
Salah satu daerah yang mendapatkan bantuan pemerintah lewat program ini ialah Jawa Barat.
Dinas Pendidikan Jawa Barat mencatat sebanyak 4.500 sekolah tingkat SMA, SMK, serta SLB di Jabar, yang akan mendapatkan bantuan lewat program ini.
“Kalau data yang kami terima ada sekitar 4.500-an ya, smart board yang diterima oleh sekolah-sekolah Jawa Barat. Kami tentu berbahagia karena di tengah keterbatasan anggaran kami mendapat bantuan,” kata Kepala Disdik Jabar Purwanto di Bandung, Senin (24/11).
Menurut Purwanto, bantuan ini nantinya dialokasikan langsung ke sekolah-sekolah oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) selaku penanggung jawab program tersebut.
"Langsung ke sekolah, diterima oleh sekolah, dan dimanfaatkan oleh sekolah dalam upaya digitalisasi pembelajaran. Tentu ini akan memperkaya model pembelajaran di sekolah-sekolah," ungkap Purwanto.
Menurut Purwanto, metode pembelajaran yang dilakukan bukan hanya mengandalkan IFP, tetapi program ini bisa mempermudah proses belajar murid dari sebelumnya yang hanya menggunakan papan tulis biasa.
"Walaupun memang pembelajaran itu bukan satu-satunya lewat smart board itu ya. Tentu yang bisa lewat smart board ya smart board bisa memanfaatkan itu kalau keterbatasan sumber-sumber belajar," tutur dia.






















































