jpnn.com - Black Weekend. Panik. Serbasalah. Weekend kali ini agak lain. Bulan pertama tahun 2026 ternyata harus ditutup dengan kisah sedih di akhir pekan.
Dimulai hari Rabu: indeks harga saham gabungan (IHSG) turun lebih tujuh persen. Begitu besarnya sampai perdagangan saham dihentikan.
Kamis masih juga jeblok. Pun setelah perdagangan dihentikan lagi. Total turun lebih delapan persen: ditutup di angka Rp 8.300.
Sebenarnya angka itu masih di atas harga saat Prabowo Subianto dilantik sebagai presiden, tetapi anjlok begitu dalam memang menjadi drama yang menegangkan.
Siapa pun akan panik: bagaimana cara menyelamatkannya. Wajah Presiden Prabowo seperti ditampar terang-terangan di atas panggung dunia.
Saya bisa bayangkan betapa marah Presiden Prabowo, tetapi saya tidak bisa membayangkan apakah cukup kalau hanya handphone yang harus dilempar.
Namun demikian, dalam hal ini, siapa yang harus dilempar sesuatu?
Dari respons petinggi Danantara terlihat tudingan utama terarah ke regulator. Misalnya seperti yang diucapkan Pandu Sjahrir, CIO Danantara.

.jpeg)




















































