jpnn.com - SURABAYA – Arsitek Dewa United Jan Olde Riekerink menyebut laga tandang di kandang Persebaya Surabaya pada pekan ke-19 Super League menjadi ujian besar buat timnya.
Jan menilai Persebaya dalam performa yang impresif. Catatan positif diraih tim yang kini ditukangi Bernardo Tavares -pelatih yang pernah merasakan nikmatnya menjadi juara liga Indonesia.
“Persebaya sangat bagus dalam beberapa laga terakhir, tidak terkalahkan. Jadi, ini akan menjadi ujian berat bagi kami," katanya.
"Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Namun, setidaknya kami akan tahu siapa diri kami sesungguhnya," imbuhnya.
Jan mengeklaim pasukannnya sudah makin matang dalam menerapkan filosofi bermain yang diinginkan.
“Secara perlahan kami bisa bermain dengan identitas kami. Ada banyak cara untuk bermain sepak bola. Anda bisa membangun serangan dari kiper, atau langsung mengirim umpan panjang ke depan. Namun, kami ingin mencoba memainkan sepak bola yang terkadang membutuhkan waktu lebih, dengan proses yang jelas,” katanya.
Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi fondasi penting bagi Dewa United untuk menghadapi tim-tim besar, termasuk Persebaya yang tengah dalam tren positif.
Karena itu, laga di Surabaya pun bukan sekadar perebutan tiga poin buat Dewa United, melainkan juga menjadi tolok ukur sejauh mana identitas dan karakter tim telah terbentuk.






















































