Airlangga Minta OJK dan BEI Segera Terbitkan Aturan Naikkan Free Float Jadi 15 Persen

3 weeks ago 34

Airlangga Minta OJK dan BEI Segera Terbitkan Aturan Naikkan Free Float Jadi 15 Persen

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Konferensi pers pasca rapat terbatas Menteri Sekretaris Negara, Menteri Investasi BKPM, Ketua Danantara CEO Danantara, Menteri Keuangan, Kepala BUMN dan CEO Danantara di Jakarta Selatan, Jumat (30/1). Foto: Romaida/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) segera menerbitkan aturan baru terkait peningkatan porsi kepemilikan saham publik atau free float. 

Pemerintah menargetkan batas minimal saham publik naik signifikan dari 7,5 persen menjadi 15 persen.

Langkah tersebut guna memperkuat tata kelola perusahaan (good corporate governance), serta meningkatkan transparansi di pasar modal Indonesia. 

Airlangga menegaskan penyesuaian regulasi tersebut direncanakan mulai berlaku dalam waktu dekat.

"Dan ini ditargetkan, kemarin juga sudah diumumkan oleh OJK, di bulan Maret ini," ujar Airlangga di gedung Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Jumat (30/1).

Kenaikan angka free float hingga dua kali lipat ini dinilai penting agar pasar modal domestik lebih kompetitif dan sejajar dengan standar global. 

Selama ini, porsi saham publik di lantai bursa Tanah Air dinilai masih terlalu rendah dibandingkan negara lain.

Sebagai perbandingan, negara tetangga seperti Malaysia, Hongkong, dan Jepang telah menetapkan free float sebesar 25 persen. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong OJK dan BEI menerbitkan aturan baru terkait peningkatan porsi free float.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |