Alumni Unpad Resmikan Dapur SPPG BGN Ceger 4 di Jaktim

2 hours ago 21

Alumni Unpad Resmikan Dapur SPPG BGN Ceger 4 di Jaktim

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Alumni Universitas Padjadjaran meresmikan Dapur Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional (BGN) Ceger 4 di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (24/1). Foto source for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Alumni Universitas Padjadjaran melalui Yayasan Padjadjaran Bagja Waluya meresmikan Dapur Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional (BGN) Ceger 4 di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (24/1).

Peresmian dapur ini menjadi wujud nyata kontribusi masyarakat, khususnya alumni perguruan tinggi, dalam mendukung program pemerintah di bidang penguatan ketahanan pangan dan peningkatan kualitas gizi, terutama bagi pelajar dan ibu hamil sebagai kelompok prioritas.

Acara peresmian dihadiri oleh Ketua Yayasan Padjadjaran Bagja Waluya, Muhammad Surya Wijaya, Ketua Koperasi Danakitri Padjadjaran Makmur, Kuseryansyah, Pengawas Koperasi Danakitri Padjadjaran Makmur, Andi Indra Mataram, serta perwakilan dari Badan Gizi Nasional.

Dapur SPPG BGN Ceger 4 dikelola oleh Yayasan Padjadjaran Bagja Waluya yang didirikan oleh Koperasi Danakitri Padjadjaran Makmur, sebuah koperasi yang merupakan inisiatif Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA UNPAD).

“Salah satu fokus kami adalah mendukung pemerintah melalui pembukaan dapur SPPG BGN, dengan harapan dapat membantu meningkatkan gizi anak-anak pelajar dan ibu hamil melalui penyediaan makanan bergizi secara gratis. Kami juga terbuka terhadap kritik dan saran untuk memastikan kualitas, mutu, dan keberlanjutan program ini tetap terjaga,” ujar Muhammad Surya.

Sementara itu, Kuseryansyah menegaskan inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen koperasi dalam menjalankan peran sosial dan ekonomi secara seimbang, serta sebagai salah satu pilar utama penggerak ekonomi kerakyatan.

“Inisiatif dapur SPPG BGN ini merupakan bagian dari ikhtiar kami dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Melalui kolaborasi koperasi, yayasan, dan masyarakat, kami ingin menunjukkan bahwa koperasi dapat dikelola secara modern, profesional, dan berdampak nyata,” kata Kuseryansyah.

Saat ini, Dapur SPPG BGN Ceger 4 menjadi dapur pertama yang mulai beroperasi di bawah pengelolaan Yayasan Padjadjaran Bagja Waluya.

Pendirian dapur SPPG BGN ini merupakan bentuk kontribusi konkret alumni Universitas Padjadjaran bagi pembangunan bangsa.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |