Ancaman Perang AS-Iran Terhadap Pasokan Pupuk Nonorganik

6 hours ago 13

Selasa, 31 Maret 2026 – 08:30 WIB

Ancaman Perang AS-Iran Terhadap Pasokan Pupuk Nonorganik - JPNN.com Jogja

Ilustrasi - Ketersediaan pupuk nonorganik di Indonesia. Foto: Kementan

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Eskalasi konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran kini mulai merambah ke sektor vital lainnya, yaitu ketahanan pangan. Serangan yang menyasar wilayah Timur Tengah tersebut akan mengganggu jalur distribusi dan produksi pupuk berbasis nitrogen, mengingat negara-negara teluk merupakan produsen kunci komoditas tersebut di tingkat global.

Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Subejo memperingatkan bahwa kelangkaan pasokan nitrogen akan memicu efek domino bagi produksi pertanian dunia, termasuk Indonesia yang masih bergantung pada impor bahan baku pupuk kimia.

Menurut Subejo, dampak nyata kemungkinan besar belum terasa pada musim tanam saat ini karena pemerintah umumnya masih memiliki cadangan stok. Namun, ancaman serius mengintai untuk periode berikutnya.

Kelangkaan pupuk bisa terjadi karena terhambatnya distribusi logistik dan kapal pengangkut bahan baku akibat zona konflik.

Jika stok pupuk nonorganik berkurang hingga 50 persen, risiko kegagalan produksi komoditas pertanian akan meningkat tajam.

“Jadi, di satu sisi, tetap ada risiko kekurangan pupuk kimia, tetapi ada berkesempatan untuk mengganti ke pupuk organik. Jika hal ini disikapi dengan serius, bisa jadi momentum untuk memanfaatkan sumber daya yang ada,” kata Subejo.

Berbeda dengan pupuk kimia, bahan baku pupuk organik dan hayati tersedia melimpah di dalam negeri.

Menurut dia, kelangkaan pupuk nonorganik bisa jadi momentum saat pemerintah, masyarakat dan swasta memanfaatkan sumber daya yang tersedia, seperti kotoran ternak dan limbah organik.

Perang di Timur Tengah ternyata bisa berdampak pada ketersediaan pupuk nonorganik di Indonesia. Pemerintah perlu menyiapkan hal ini.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |