jpnn.com - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid didorong untuk mengambil kebijakan strategis untuk merehabilitasi asrama mahasiswa asal Sulteng yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Tokoh muda asal Sulteng Abdul Rachman Thaha (ART) menilai keberadaan asrama di luar daerah dinilai memiliki peran penting dalam menunjang kebutuhan tempat tinggal mahasiswa asal Sulteng, yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.
Sekjen Laskar Merah Putih (LMP) Abdul Rachman Thaha a.k.a ART. Foto: koleksi pribadi
Fasilitas tersebut menjadi solusi bagi mahasiswa, khususnya yang memiliki keterbatasan ekonomi, selama berada di perantauan.
Abdul Rachman berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng dapat memasukkan program rehabilitasi asrama mahasiswa ke dalam agenda prioritas.
"Saya minta Gubernur Sulteng dapat merehabilitasi setiap asrama mahasiswa yang berada di berbagai pusat perkuliahan," ujar pria yang akrab disapa dengan akronim ART itu, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, sebelum program tersebut dijalankan, Pemprov Sulteng lebih dulu menurunkan tim untuk melakukan pendataan dan inventarisasi kondisi asrama mahasiswa di sejumlah wilayah.
Beberapa di antaranya seperti asrama mahasiswa di Yogyakarta yang mewakili wilayah Pulau Jawa. Kemudian asrama mahasiswa di Makassar untuk wilayah Pulau Sulawesi.




















































