jatim.jpnn.com, BANYUWANGI - BPBD Jawa Timur (Jatim) menerjunkan helikopter water bombing untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen.
Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto mengatakan diterjunkannya helikopter water bombing itu permintaan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA dan Bupati Banyuwangi.
Kedua pihak tersebut telah berkoordinasi dan menerbitkan Status Tanggap Darurat untuk Karhutla di TWA Kawah Ijen. Sebab, api di kawasan itu belum padam sejak Kamis (3/9).
"Helikopter yang sebelumnya water bombing di kawasan Gunung Semeru, mulai hari ini, kami geser ke Ijen, untuk membantu percepatan," kata Gatot dalam keterangan persnya, Minggu (6/9).
Helikopter PK-DAP berkapasitas 1000 liter tersebut hanya mampu dua kali melakukan water bombing. Petugas kesulitan karena angin kencang dan kabut tebal di sekitar Gunung Ijen.
"Kami juga menerjunkan sejumlah personel untuk bergabung dengan tim darat yang akan melakukan penyisiran lewat darat," ujarnya.
Personel BPBD Jatim itu membawa logistik dan peralatan, seperti alat gepyok sebanyak 10 unit, fireball 12 buah, jet shooter tiga unit dan sejumlah alat pelindung diri (APD).
Para petugas masih fokus memadamkan api di dua lokasi, yakni, Gunung Merapi Ungup-ungup, Kecamatan Licin Banyuwangi dan Dusun Curahmacan, Kecamatan Ijen, Bondowoso.



















































