Novita Hardini Bawa Trenggalek ke Panggung Dunia Yeosu World Island di Korsel

3 hours ago 17

Novita Hardini membawa Kabupaten Trenggalek ke panggung dunia, wakili Kepulauan Selatan Jawa di Yeosu World Island 2026 di Korsel. Foto: narasumber

jpnn.com, JAKARTA - Yeosu World Island Fair 2026 menjadi momentum strategis karena mempertemukan berbagai negara dalam satu ruang yang mengangkat isu kepulauan, laut, masa depan, kebudayaan, dan pertukaran kerjasama maritim internasional.

Bagi Novita Hardini, kader perempuan PDI Perjuangan yang memiliki basis serta agenda pembangunan dengan jejaring global, kehadiran Indonesia dalam forum seperti ini harus dibaca dalam perspektif yang lebih panjang.

Ajang internasional yang berlangsung 5 September - 4 November 2026 itu mengusung tema “Island, Connecting the Ocean and the Future” dan melibatkan sekitar 30 negara serta tiga organisasi internasional, dengan target hingga tiga juta pengunjung.

“Kalau hari ini mereka mengenal Turonggo Yakso, maka kami ingin mereka mengenal lebih potensi Trenggalek. Selain berharap mereka datang sebagai wisatawan, mereka akan datang sebagai mitra bisnis, sebagai kolaborator. Di mana sumber daya pariwisata kepulauan di Indonesia memiliki potensi luar biasa besar. Namun, kita masih memerlukan dukungan dan sentuhan infrastruktur teknologi yang advance untuk menjadikan daya tarik pariwisata kita tidak hanya murni indah, namun membangun pengalaman berwisata dengan bantuan teknologi. Itulah diplomasi kebudayaan yang menghasilkan nilai nyata,” kata Novita.

Dia menilai ada satu pekerjaan besar yang sering terlewat ketika daerah berbicara mengenai kebudayaan adalah infrastruktur fisik. Selama ini pembangunan infrastruktur daerah kepulauan masih sering terpinggirkan. Jalan yang saling terkoneksi, jaringan listrik, air, konektivitas digital, semua itu penting.

“Saya mendorong bahwa budaya bukan hanya di nikmati sesaat, namun harus menjadi kekuatan ekonomi. Maka infrastrukturnya juga harus menjadi prioritas pembangunan,” kata Novita.

Infrastruktur tersebut tidak hanya mencakup pusat kebudayaan, ruang kreatif, sentra kerajinan, kawasan kuliner, galeri produk lokal, studio kreatif, ruang pertunjukan, pusat pelatihan, digitalisasi produk budaya, hingga konektivitas destinasi wisata. Namun juga membuka pintu kerjasama dengan jejaring internasional yang memiliki visi dan misi yang sama.

Melindungi daerah kepulauan dari berbagai potensi bencana. Karena itu, pengembangan kebudayaan harus terintegrasi dengan teknologi yang advance, memahami isu climate change, agar nilai potensi ekonominya dapat berjalan abadi untuk generasi mendatang.

Novita Hardini membawa Kabupaten Trenggalek ke panggung dunia, wakili Kepulauan Selatan Jawa di Yeosu World Island 2026 di Korsel.

Read Entire Article
| | | |