Erupsi Gunung Anak Krakatau, 5 Penerbangan dari Malang Batal & 1.110 Penumpang Terdampak

2 hours ago 11

Minggu, 06 September 2026 – 22:05 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau, 5 Penerbangan dari Malang Batal & 1.110 Penumpang Terdampak - JPNN.com Jatim

Bandara Abdulrachman Saleh Malang yang berlokasi di Kabupaten Malang, Jawa Timur. ANTARA/Vicki Febrianto

jatim.jpnn.com, MALANG - Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di kawasan Selat Sunda berdampak terhadap penerbangan dari Bandara Abdulrachman Saleh Malang, Jawa Timur.

Sebanyak lima penerbangan dengan tujuan Jakarta pada Minggu (6/9) dibatalkan. Pembatalan tersebut berdampak terhadap sekitar 1.110 penumpang.

Kepala UPT Bandara Abdulrachman Saleh Malang Purwo Cahyo Widhiatmoko mengatakan seluruh penerbangan yang dijadwalkan menuju Jakarta pada hari tersebut dibatalkan karena adanya penutupan bandara di Jakarta sebagai dampak erupsi GAK.

“Kami menyampaikan penerbangan hari ini (Minggu) dari rencana lima penerbangan di-cancel (dibatalkan) semua. Ini karena adanya penutupan bandara di Jakarta setelah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau,” kata Purwo melalui pesan WhatsApp, Minggu (6/9).

Lima penerbangan terdampak terdiri dari empat penerbangan Batik Air dan satu penerbangan Citilink. Pesawat tersebut memiliki tujuan pendaratan di dua bandara di Jakarta, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma.

Berdasarkan data UPT Bandara Abdulrachman Saleh, Batik Air memiliki dua penerbangan rute Malang-Soekarno-Hatta yang dijadwalkan berangkat pukul 10.50 WIB dan 15.05 WIB.

Sementara itu, Citilink dengan rute serupa dijadwalkan berangkat dari Bandara Abdulrachman Saleh pada pukul 11.25 WIB.

Adapun dua penerbangan Batik Air lainnya memiliki rute Malang-Halim Perdanakusuma dengan jadwal keberangkatan pukul 09.15 WIB dan 13.35 WIB.

Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada lima penerbangan dari Bandara Abdulrachman Saleh Malang menuju Jakarta. Sekitar 1.110 penumpang terdampak.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |