jatim.jpnn.com, SURABAYA - Sejumlah warga melapor ke Wakil Wali Kota Surabaya Armuji setelah merasa ditipu oleh dealer mobil yang ada di kawasan Kenjeran. Mereka meminta kejelasan atas unitnya yang belum diterima.
Kasus itu mencuat setelah seorang konsumen, Nensi Natalia melapor kepada Armuji karena sudah membayar lunas untuk membeli mobil, namun masih belum menerimanya.
“Dari awal Januari 2026 saya sudah melakukan pelunasan 100 persen,” kata Nensi dalam video yang diunggah Armuji, saat ditulis Minggu (6/9).
“Tapi sampai saat ini saya enggak nerima unitnya dan enggak menerima pengembalian uang dari perusahaan secara penuh,” tambahnya.
Nensi mengirimkan uangnya ke rekening perusahaan tersebut, sesuai dengan arahan yang diberikan oleh seseorang yang mengaku sebagai SPV Sales perusahaan itu, RF.
“Saya kasih foto slipnya, saya serahkan, menerima kuitansi di sini, kuitansinya resmi, ada stempel, bahasnya ada meterainya, ada logonya perusahaan,” ujarnya.
Namun, dia menerima informasi kalau mobil listrik yang dibelinya harus dipoles dan baterainya rusak. Akhirnya, kendaraan tersebut tidak bisa langsung dikirim ke rumahnya.
Sales tersebut kembali memberikan informasi baterai pengganti mobil tersebut tetap jelek. Nensi memutuskan agar uangnya dikembalikan karena khawatir kualitasnya.



















































