Backlog Tembus 9,9 Juta, Kementerian PKP Evaluasi Harga Rumah Subsidi

4 days ago 26

Selasa, 25 November 2025 – 18:14 WIB

Backlog Tembus 9,9 Juta, Kementerian PKP Evaluasi Harga Rumah Subsidi - JPNN.com Bali

Ilustrasi sejumlah pekerja bangunan menyelesaikan proyek rumah subsidi di Bali. Foto: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

bali.jpnn.com, TABANAN - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tengah mengebut evaluasi harga rumah subsidi di sejumlah wilayah di tanah air.

Hal ini untuk mengatasi tingginya backlog alias masyarakat yang tidak memiliki rumah yang diperkirakan mencapai 9,9 juta.

Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati mengatakan pihaknya telah membuat sejumlah kajian soal harga tanah.

Termasuk sedang mengkaji penyediaan rumah vertikal perkotaan yang bisa dibiayai dengan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

Kementerian PKP bersama Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) telah melakukan pembahasan, termasuk menggandeng perbankan, pengembang serta masyarakat selaku konsumen.

“Kami keliling ke daerah untuk mengetahui masalah, termasuk isu harga tanah sehingga perlu penyesuaian harga,” kata Sri Haryati dilansir dari Antara.

Menurut Sri Haryati, pemerintah mempertimbangkan aspek komprehensif mengingat setiap provinsi memiliki karakter berbeda.

Mulai dari kemampuan pembayaran masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) hingga harga jual maksimal rumah subsidi.

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tengah mengebut evaluasi harga rumah subsidi di sejumlah wilayah di tanah air.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |